Fakta Mengenai Destinasi Wisata Taman Jinja

Fakta Mengenai Destinasi Wisata Taman Jinja

Fkossmpkotabali.web.id – Sekarang ini di Indonesia, sudah banyak sekali bermunculan tempat-tempat wisata baru yang menampilkan ciri khas dari kota-kota tertentu di dunia. Misalnya saja Little Venice di Bogor, atau Little Seoul Korea di Bandung. Dan tempat wisata ini mampu menarik minat para wisatawan untuk datang berkunjung. Seolah tidak mau ketinggalan dengan kota-kota lainnya di Indonesia, belum lama ini pulau Bali memiliki tempat wisata baru yang sejenis. Tempat wisata tersebut diberi nama Taman Jinja. Taman ini merupakan taman yang dibangun dengan konsep ala Jepang. Berikut langsung saja kita bahas mengenai fakta mengenai destinasi wisata taman jinja yang perlu kalian ketahui :

1. Lokasi taman Jinja
Taman ini terletak di Desa Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali. Dan merupakan taman pertama di Bali yang memiliki konsep unik ala negeri Sakura. Tempat wisata ini bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 30 menit dari Kuta, Bali.

Untuk menuju ke sana kamu bisa menyewa mobil atau motor dari tempat penyewaan kendaraan di Bali, karena memang tidak ada angkutan umum yang menuju ke sana.

2. Harga tiket masuk
Walaupun masih tergolong baru, karena taman Jinja ini baru dibuka pada bulan Februari 2019. Namun harga tiket masuk ke taman ini bisa dibilang cukup ramah di kantong. Para pengunjung taman Jinja hanya diharuskan membayar tiket masuk sebesar Rp10 ribu saja.

Dan dengan harga segitu, para pengunjung sudah bisa menikmati keindahan taman Jinja sambil berfoto di spot-spot yang instagenic banget.

3. Fasilitas taman Jinja
Taman Jinja menawarkan keindahan alam yang pastinya sih kece banget. Dari taman ini para pengunjung bisa menikmati keindahan Gunung Agung, dan suasana alam yang sejuk. Selain itu pengelola taman Jinja juga menyediakan banyak spot foto yang cantik untuk para pengunjung yang ingin berfoto disana. Di taman ini juga banyak sekali terdapat Torii, atau gerbang kuil yang berwarna merah. Uniknya lagi nih Torii yang ada di taman Jinja ini dibuat dari bambu.

Baca Juga : Beberapa Desa Unik di Bali yang Bikin Dunia Terpukau

4. Jam operasional
Kalau kamu tertarik untuk berkunjung ke taman Jinja, kamu bisa datang setiap hari. Taman ini beroperasi mulai dari hari Senin hingga hari Minggu, mulai jam 8.00 hingga jam 19.00 WITA.

Saat weekend dan tanggal merah, para wisatawan yang mengunjungi taman ini akan mengalami peningkatan. Kalau kamu tidak suka keramaian, kamu bisa datang berkunjung di hari Senin hingga Jum’at.

5. Objek wisata lain di dekat taman Jinja
Kalau kamu sudah puas berkeliling di taman Jinja, kamu juga bisa mengunjungi Pura Besakih juga. Karena Pura terbesar di Bali ini letaknya berdekatan dengan taman Jinja. Selain Pura Besakih kamu juga bisa mengunjungi taman Edelweis loh, taman yang terkenal dengan kecantikan hamparan bunga Edelweisnya.

Beberapa Desa Unik di Bali yang Bikin Dunia Terpukau

Beberapa Desa Unik di Bali yang Bikin Dunia Terpukau

Fkossmpkotabali.web.id – Bali memang dikenal dengan keindahan berbagai tempat wisata baharinya. Ada banyak pantai yang bisa dikunjungi di Pulau Dewata ini. Tapi gak cuma pantainya saja yang bisa dinikmati di Bali, salah satu yang tidak boleh dipandang sebelah mata adalah beragam desa adatnya. Tak hanya wisatawan lokal, turis mancanegara pun dibuat kagum dengan keindahan dan kearifan lokalnya yang masih terjaga. Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa desa di Pulau Bali yang akan membuatmu terpukau !

1. Desa Penglipuran
Nama desa ini sudah pasti tidak asing di telinga wisatawan Indonesia. Desa Penglipuran ini sering dijadikan lokasi syuting film. Kebersihan di desa ini sungguh terjaga.

Tak hanya itu, adat dan budaya Bali masih kental terasa ketika kamu mampir ke sini. Lokasinya berada di Kecamatan Bangli.

2. Desa Tegalalang
Banyak wisatawan yang tengah mengagumi desa satu ini. Kamu akan menemukan kawasan persawahan terasering yang begitu menakjubkan. Suasananya masih sangat hijau, asri, dan sejuk.

Tak hanya wisatawan lokal yang berebut foto di tempat ini, turis mancanegara pun banyak yang mampir, lho! Jaraknya kurang lebih 10 kilometer dari Ubud.

3. Desa Tenganan
Warga setempat sering mengadakan upacara adat yang menarik perhatian wisatawan di sana. Letaknya sendiri berada di Kecamatan Manggis, Karangasem.

Kalau kamu pengin lebih mengenal budaya Bali, mampir saja ke Desa Tenganan ini. Sekitar 10 kilometer dari sana, terdapat Candi Dasa yang punya banyak cerita bersejarah. Liburanmu jadi makin bermakna, deh.

4. Desa Trunyan
Suasana berbeda akan kamu rasakan ketika mampir ke Desa Trunyan. Bisa jadi bulu kudukmu seketika berdiri!

Nuansa magisnya sangat terasa di desa ini. Warga setempat memiliki kebiasaan untuk meletakkan jasad orang yang telah meninggal di atas batu besar dengan cekungan tujuh buah.

Jasad tersebut diletakkan di dekat pohon besar bernama Taru Menyan yang memiliki aroma wangi. Masyarakat percaya bahwa jasad yang diletakkan di sana tidak akan berbau busuk, karena telah dinetralkan dengan aroma pohon yang begitu wangi.

5. Desa Batubulan
Pernah berkunjung ke Pasar Seni Sukowati? Kalau iya, berarti kamu sudah pernah mampir ke Desa Batubulan. Kalau ke Pasar Sukowati, kamu akan menemukan berbagai karya seni yang begitu artistik.

Tak hanya itu saja, ada banyak artshop yang bisa kamu datangi. Pencinta seni harus banget mampir ke Desa Batubulan di Gianyar ini.

6. Desa Celuk
Desa Celuk juga dijuluki sebagai desa pengrajin perak dan emas. Kalau lewat Desa Celuk, kamu akan mendapati rumah-rumah yang memajang perhiasan berbentuk unik dan bernilai seni tinggi. Buat kamu yang pengin melihat proses pembuatannya atau membelinya, bisa banget!

Baca Juga : Destinasi Wisata The Blooms Garden Bali

7. Desa Bukian
Mungkin nama Desa Bukian masih asing di telinga, tapi banyak karya seni yang bisa ditemukan di sini. Berlokasi di Kecamatan Payangan, Desa Bukian berjarak kurang lebih 20 menit perjalanan dari Ubud.

Mayoritas masyarakat setempat bekerja sebagai pengrajin pajangan kayu. Hasil kerajinan tersebut dijual di pasar seni.

Kalau mau membeli berbagai kerajinan kayu, mampir saja ke Desa Bukian. Kamu akan mendapatkan karya seni dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan membelinya di pasar.

8. Desa Ubud
Siapa sih yang gak tahu desa satu ini? Bahkan, turis luar negeri pun menjadikannya sebagai destinasi utamanya. Banyak tempat menarik yang bisa didatangi di Ubud.

Tak hanya bisa menyaksikan panorama alam yang indah dan memukau, kamu juga bisa menikmati berbagai pentas seni dan pertunjukan yang menarik. Tak heran kalau Ubud selalu ramai wisatawan!

9. Desa Gelgel
Desa Gelgel merupakan salah satu desa tertua di Pulau Bali. Kamu bisa menemukan berbagai nilai sejarah di sini. Mulai dari budaya, bangunan bersejarah, hingga karya seninya yang murni. Pakaian adat dan tembikar dari Desa Gelgel juga terkenal gaungnya hingga di level internasional.

Beberapa Wisata Terbaru Bali yang Paling Hits

Beberapa Wisata Terbaru Bali yang Paling Hits

Fkossmpkotabali.web.id – Lokasi Wisata di Bali yang terbaru selalu menjadi incaran wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Popularitas Bali memang sudah tak dapat dielakkan lagi keindahannya.

Pulau Bali menawarkan sejuta surga dunia eksotis nan menawan. Wisata Bali terbaru selalu muncul tiap waktu menawarkan keindahan Bali yang tak ada habisnya.

Wisata Bali terbaru kini didominasi dengan spot instagramable khas para milenial. Wisata Bali terbaru cocok bagi Anda yang mencari alternatif wisata di Bali yang sudah biasa dikunjungi. Mulai dari wisata buatan hingga alami, wisata Bali terbaru bisa masuk daftar tujuan Anda saat berlibur ke pulau Dewata ini.

Beberapa wisata Bali terbaru benar-benar baru dibuka dan jauh dari keramaian. Berikut wisata Bali terbaru yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber,

Garuda Wisata Kencana

Garuda Wisnu Kencana atau yang biasa disebut dengan GWK memang bukan tergolong wisata Bali terbaru. Taman budaya yang terletak di Ungasan, Kabupaten Badung, Bali ini menawarkan warisan budaya Indonesia yang mewah dengan ikon budaya nomor satu di Bali, Patung Garuda Wisnu Kencana.

Patung Garuda Wisnu Kencana adalah lambang Dewa Wisnu yang menunggangi Garuda agung sebagai sahabatnya. Patung GWK mulai digagas pada tahun 1989 dan selesai pembangunannya pada September 2018 lalu.

Kini Pengunjung baik lokal maupun mancanegara bisa menikmati kemegahan patung Garuda Wisnu Kencana secara utuh dan sebagai wisata Bali terbaru.

The Blooms Garden

The Blooms Garden by Ulun Danu Beratan merupakan wisata Bali terbaru yang baru dibuka secara soft opening pada Juni 2019 ini. Wisata yang masih tergolong sangat baru ini menawarkan keindahan wilayah Bedugul yang sejuk dan asri.

Taman wisata satu ini memiliki spot foto instagramable dengan berbagai objek menarik. Mulai dari taman bunga hingga miniatur rumah khas Belanda, wisata satu ini patut untuk dikunjungi.

The Blooms Garden berada di Banjar Batusesa, desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Untuk dapat masuk ke kawasan seluasa 5 Hektar ini, Anda cukup menyiapkan dana Rp 20.000 untuk dewasa, Rp 15.000 untuk anak bwisatawan domestik, sedangkan Rp 40.000/dewasa dan Rp 20.000/anak untuk wisatawan asing.

Ice Cream World Bali

Wisata dengan spot foto instagramable makin diminati banyak orang. Bali rupanya tak mau ketinggalan memanfaatkan potensi ini. Salah satu wisata instagramable yang cukup populer adalah Ice Cream World Bali.

Ice Cream World Bali merupakan sebuah kedai es krim yang memiliki tempat unik penuh warna. Tak hanya menikmati es krim, pengunjung bisa merasakan suasana bak dunia es krim. Ice Cream World Bali berada di Jalan By Pass Ngurah Rai No. 4, Pedungan Kota Denpasar, Bali.

Baca Juga : Wisata Rumah Pohon Di Desa Temega Karangasem

Ice Cream World Bali telah menjadi salah satu wisata kekinian di Bali dalam kurun 1 tahun terakhir ini. Di tempat ini disediakan ruangan-ruangan khusus untuk berfoto ala dunia es krim.

Ada pula tempat oleh-oleh yang dapat dibeli pengunjung. Untuk dapat masuk ke Ice Cream World Bali ini Anda cukup menyediakan uang sebesar Rp 100.000 untuk orang dewasa dan Rp 50.000 untuk anak. Harga ini sudah termasuk menikmati es krim dan menikmati spot dunia es krim sepuasnya.

Munduk Asri Ubud

Munduk Asri Ubud cocok bagi Anda yang ingin menyegarkan pikiran dengan wisata alam. Munduk Asri Ubud memiliki tempat ikonik berupa akar-akar pohon Taep besar yang menjalar ke permukaan. Akar-akar inilah yang menjadi spot foto para pengunjung yang datang.

Tak cuma akar pohon, pengunjung juga disuguhi pemandangan alam yang hijau khas Ubud, Bali. Ada pula spot foto seperti sangkar burung buatan, terowongan akar, dan banyak area hijau lainnya.

Munduk Asri Ubud berada di Desa Kerta, Payangan, Ubud, Gianyar, Bali. Cukup merogoh kocek Rp.10.000 saja Anda bisa menikmati suasana hijau Ubud dan akar pohon yang eksotis dan alami.

Di kawasan ini juga sudah banyak penjual makanan dan minuman sehingga tak perlu khawatir lagi saat merasa lapar dan kehausan usai menjelajah wisata alam ini. Tersedia pula penjual souvenir khas Munduk Asri Ubud yang bisa dibeli untuk oleh-oleh.

Hidden Canyon Beji Guwang

Hidden Canyon Beji Guwang merupakan sebuah ngarai yang berada di wilayah desa guwang, Sukawati, Kabupaten Gianyar Bali. Hidden Canyon Beji Guwang menjadi istimewa karea aliran sungai yang diapit dua tebing yang menjulang tinggi. Wisata alam satu ini bisa dibilang cukup menantang namun akan terbayar dengan pemandangan yang spektakuler.

Seperti namanya, Hidden Canyon Beji Guwang merupakan tempat yang cukup tersembunyi. Untuk dapat menikmati keindahan Hidden Canyon Beji Guwang cukup membayar tiket masuk Rp 15.000. Disediakan pula pemandu wisata yang bisa memandu Anda menyusuri kawasan ini.

Savana Tianyar

Tak cuma pantai dan pegunungan yang eksotis, di Bali Anda juga dapat menemukan padang savana yang menarik mata. Berlatar belakang Gunung Agung, Savana Tianyar menawarkan suasana savana seperti di Afrika. Hamparan rumput yang luas dengan pemandangan perbukitan menjadikan Savana Tianyar sebagai lokasi wisata alternatif saat menugnjung pulau Dewata.

Suasana savana makin indah saat musim kemarau karena rumput akan menguning. Tak jarang hewan ternak seperti sapi dan kuda dibiarkan berkeliaran membuat susana savana makin alami dan memesona. Savana Tianyar berada di wilayah Desa Tianyar di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Ice Cream World

Ice Cream World

Fkossmpkotabali.web.id – Pada liburan ke Bali, hanya ada tempat wisata terbaru yang menawarkan berbagai kegiatan wisata yang berbeda, sehingga perjalanan Anda ke Pulau Bali tidak pernah membosankan. Seperti dengan hadirnya Ice Cream World Bali, tempat wisata sekaligus Kuliner Bali yang baru dibuka pada 13 Februari 2018 menawarkan perasaan sukacita yang penuh warna di dunia es krim. Lokasi Ice Cream World Bali terletak di tepi jalan utama oleh Pass Ngurah Rai Denpasar, berdekatan dengan resor di selatan Bali seperti Kuta, Nusa Dua, Jimbaran dan sejalan dengan Bandara Ngurah Rai Bali.

Ice Cream World Bali mungkin belum begitu populer bagi anda, karena memang merupakan tempat wisata baru dan kekinian di Denpasar, objek wisata terbaru di Bali ini tidak hanya menyediakan es krim yang memang disukai oleh semua kalangan, terutama lagi oleh kalangan muda, tetapi juga menyediakan sejumlah spot foto selfie yang imstagramable, sehingga melengkapi keinginan para kaum mileneal yang suka swa foto akan menjadi lebih lengkap. Dalam halaman ini, akan dikemas lengkap mengenai Ice Cream World Bali berikut info alamat, harga tiket dan jam buka, sehingga selanjutnya anda bisa mengatur acara wisata tour di Bali ke tempat wisata terbaru di Denpasar ini.

Ice Cream World Bali – Spot foto selfie

Es krim tentu tidak asing bagi anda dan menjadi hidangan penutup yang terbuat dari susu dan krim, makanan ini hampir diminati oleh hampir semua kalangan apalagi oleh anak-anak remaja. Untuk itulah Ice Cream World Bali memberikan tawaran yang berbeda, tidak hanya bisa menemukan kafe yang menyediakan berbagai cita rasa es krim dan gelato lezat, tetapi juga berbagai spot foto selfie dalam ruangan (indoor) dengan nuansa es krim, ini tentu menjadi tempat rekreasi baru yang tidak bisa anda temukan di wilayah manapun di Pulau Bali, kecuali kafe es krim yang sama yang berada di Jogjakarta.

Ice Cream World Bali memang sangat menarik, di sini disiapkan sejumlah ruangan khusus seperti studio foto kecil yang diperuntukkan untuk berfoto, baik itu foto selfie ataupun dengan pasangan, bahkan dengan keluarga. Ice Cream World Bali bertabur tempat foto selfie indoor yang instagenic, bagi anda penggemar foto selfie dan sedang liburan di Bali, maka kunjungan tour anda wajib ke tempat ini, sebuah foto selfie unik dan kekinian di Bali yang menjadi pilihan lain selfie dalam ruangan seperti yang disajikan pendahulunya seperti DMZ Bali dan Upside Down World Bali tapi dengan tema yang berbeda tentunya. Upside Down World Bali sendiri terletak searah dan berdekatan dengan Ice Cream World Bali.

Ada sejumlah spot pilihan foto selfie di Ice Cream World Bali didesain dalam ruangan dengan tema berbeda-beda, beberapa diantaranya spot atau ruangan spot es krim dan donat, plam mural, spot es krim raksasa, kolam penuh dengan miniatur cokelat, ruangan dengan pisang, kolam rice ball, ice cream stic banyak lagi lainnya yang bebas anda pilih sebagai tempat foto. Jadi berkunjung ke Ice Cream World Bali identik dengan wisata berphoto untuk itu tentu perhatikan fashion serta akting anda agar mendapatkan gambar yang terbaik.

Baca juga : Wisata Pantai Jasri

Pilihan wisata ke Ice Cream World Bali saat ini belum begitu ramai karena spot wisata foto selfie ini belum begitu banyak dikenal orang, sehingga anda lebih leluasa dan tidak perlu antre untuk mengabadikan kenangan anda di sini. Kalau anda datang saat liburan hari raya akan lebih banyak pengunjung yang datang ke tempat ini. Manfaatkan kesempatan liburan anda di Bali untuk menikmati sensasi berphoto dengan keunikan tersendiri, bagi kaum milenial tujuan wisata terbaru satu-satunya di Bali menjadi tujuan yang ideal.

Setelah puas menikmati wisata foto selfie di Ice Cream World Bali, di kawasan ini juga disediakan tempat oleh-oleh atau souvenier untuk dibawa pulang. Harga yang ditawarkanpun bervariasi, souvenier tersebut diantaranya kacamata unik, rambut palsu termasuk mainan skuisi yang disukai oleh anak-anak. Semuanya akan memberikan kesan istimewa di sini, masukkan di agenda tour anda untuk menikmati keseriusan di Ice Cream World Bali, sehingga menjadi kenangan istimewa saat liburan di pulau Dewata.

Alamat, Harga Tiket dan jam buka Ice Cream World Bali

Lokasi atau alamat Ice Cream World Bali memang sangat strategis terletak di jalan raya By Pass Ngurah Rai Pedungan, Denpasar Selatan, Denpasar. Mudah dijangkau baik dari pusat kota Denpasar, bandara Ngurah Rai maupun dari pusat-pusat pariwisata di kawasan Bali Selatan. Terletak searah dengan Upside Down Bali yang hanya berselang 500 meter dengan Ice Cream World Bali kedua tempat tersebut sama-sama menyajikan tempat foto selfi indoor dan ternyata adalah satu manajemen. Jarak dari bandara Ngurah Rai sekitar 9 km, jarak dari Kuta 5 km dan dari Nusa Dua 14 km. Berikut peta lokasi yang ditandai dalam google maps.

Harga Tiket masuk Ice Cream World Bali Rp 100.000/orang dewasa dan Rp 50.000/anak, dari harga tiket masuk tersebut sudah termasuk es krim atau gelato, selanjutnya anda bisa menjelajahi setiap ruang untuk foto selfie. Tempat wisata ini buka dari pukul 10.00 wita sampai pukul 21.00 wita. Atur perjalanan tour anda agar bisa mampir sejenak di kawasan ini. Jika anda ingin merasakan es krim yang lezat dan lumer saat dijilat, maka tempat inilah idealnya, dan anda tidak perlu membeli tiket masuk jika anda tidak tertarik dengan spot foto selfie yang ditawarkan, cukup bersantai di kafe menikmati lezatnya es krim.

Wisata Pantai Jasri

Wisata Pantai Jasri

Fkossmpkotabali.web.id – Pantai Jasri Karangasem terletak di Desa Jasri, untuk apa yang disebut Jasri. Nama pantai ini mungkin masih terdengar aneh, tetapi siapa sangka jika pantai ini adalah salah satu tempat syuting Julia Roberts, Eat, Pray dan Love. Khususnya, pantai Jasri terbagi menjadi 3 bagian, yaitu pantai timur, pantai menteng dan pantai di istana. Ketiga pantai ini memiliki keunikan tersendiri.

Pantai Jasri Karangasem bagian timur merupakan pantai yang paling mudah diakses dan sering digunakan sebagai ritual keagamaan. Pantai Menteng merupakan pantai nelayan dimana banyak kapal nelayan yang bersandar di bibir pantai. Pantai Dalem Jasri memiliki ombak besar yang cocok untuk surfing

Daya Tarik Pantai Jasri Karangasem
Pantai Jasri Karangasem memiliki pasir hitam dengan batu kerikil di sepanjang pesisir pantai. Di tepian pantai terdapat tripod yang berguna menangkal abrasi. Ditambah keindahan alam yang hijau disepanjang pantai dan masih asri. Air laut yang jernih tentu pas untuk bermain air, dan lagi ombaknya di pantai jasri timur cukup tenang.

Aktifitas Yang Dapat Dilakukan Di Pantai Jasri Karangasem
Selain berenang, Anda dapat menikmati keindahan alam bawah laut dengab diving atau snorkeling. Anda dapat menyewa segala peralatan diving maupun snorkeling dengan harga yang murah. Anda yang hobi memancing dapat menyewa jukung milik nelayan untuk memancing dengan harga yang relatif terjangkau. Selain menyewa jukung, Anda juga dapat berburu ikan dengan joran. Berselancar paling pas di pantai dalam jasri, ombaknya cukup besar dan keindahan alamnya juga masih alami. Anda yang seorang peselancar pemula juga dapat bermain selancar di sini.

Baca juga : Wisata Budaya Candi Lempuyangan

Fasilitas Pantai Jasri Karangasem
Gazebo untuk tempat duduk wisatawan sambil menikmati keindahan pantai serta menikmati hembusan angin laut. Untuk duduk di gazebo, Anda tak perlu mengeluarkan biaya.Restoran ataupun warung milik warga setempat terletak berbaris di pantai. Hidangan yang disajikan kebanyakan menu seafood yang segar hasil tangkapan nelayan. Masyarakat disekiyar pantai sangat ramah kepada penhunjung, sehingga akan membuat Anda betah berlama-lama. Apabila Anda berminat untuk bermalam di sekitar pantai jasri terdapat villa ataupun homestay dengan harga terjangkau per malamnya.

Lokasi Dan Cara Akses Pantai Jasri Karangasem
Pantai Jasri terletak di Desa Jasri, Kabupaten Karangasem, Bali. Dari Bandara Ngurah Rai menuju pantai, Anda memerlukan waktu perjalanan kurang lebih 2 jam. Lokasi pantai ini satu jalur dengan wisata Taman Ujung Karangasem dan hanya berjarak 4 Km. Dari Bandara Ngurah Rai menuju Jalan Tol Bali Mandara kemudian menuju Jalan By Pass Ngurah Rai. Setelah itu ke arah timur melalui jalan By Pass Ida Bagus Mantra hingga ke objek wisata Goa Lawah. Kemudian ke timur lagi menuju kecamatan Manggis hingga ke Pantai Candidasa. Dari Pantai Candidasa, Anda mengarah ke arah timur lagi hingga pertigaan patung wanita memanggul buah salak. Kemudian ambil kanan hingga sampai ke pantai jasri. Meski perjalanan berdurasi lama dan tentunya melelahkan, Anda dapat mampir ke berbagai objek wisata selama menuju lokasi. Sehingga Anda tak terlalu lelah dan jenuh di dalam kendaraan Anda.

Wisata Budaya Candi Lempuyangan

Wisata Budaya Candi Lempuyangan

Fkossmpkotabali.web.id – Pura Luhur Lempuyangan Bali adalah tempat wisata religius dan merupakan area suci bagi umat Hindu di Pulau Dewata. Terletak di desa Tista, distrik Abang, kabupaten Karangasem, candi Luhur Lempuyangan yang terletak di atas bukit Bisbis, berfungsi sebagai tempat suci untuk memuliakan dan menyembah Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai sebuah stana Hyang Gni atau Dewa Isawara.

Sebelum para wisatawan berkunjung ke pura suci ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Karena lokasinya berada di atas gunung, ketahanan fisik perlu dipersiapkan terlebih dahulu agar Anda kuat untuk menaiki sekitar 1750 anak tangga untuk mencapai Pura Luhur Lempuyangan.
Pura Luhur Lempuyangan Bali 2 1024×684 » Wisata Budaya Bali Menyaksikan Kemegahan Pura Luhur Lempuyangan Bali

Pantangan Selama Berkunjung ke Pura Luhur Lempuyangan Bali

Dan ada beberapa pantangan yang harus pengunjung patuhi seperti tidak boleh berkata kasar dalam perjalanan menuju lokasi, orang cuntaka atau orang berduka (seperti keluarga meninggal), wanita yang sedang haid, menyusui, anak kecil yang gigi susunya belum tanggal sebaiknya tidak diajak mengunjungi pura, serta tidak boleh membawa atau makan daging babi di lokasi.

Karena lokasi Pura Luhur Lempuyangan sangat suci, masyarakat Hindu yang hendak bersembahyang juga harus tulus ikhlas dalam berdoa dan konon kata “lelah” pantang diucapkan di sini. Sementara bagi para wisatawan, pura ini juga menjadi tantangan tersendiri. Terutama karena untuk menuju ke sana, wisatawan diharuskan untuk menaiki ribuan anak tangga.

Pura Luhur Lempuyangan berasal dari kata lempuyang yang berarti lampu, sinar dan hyang untuk menyebut Ida Shang Hyang Widhi. Dari kata tersebut sehingga lempuyang memiliki makna sinar suci Ida Shang Hyang Widhi yang bersinar terang. Di Pura Luhur Lempuyangan terdapat sebuah Stana Dewa atau pelinggih yang dinamakan Tirta Pingit. Tirta Pingit ini adalah air suci yang berasal dari tiga buah rumpun bambu. Jika pemedek (umat Hindu) ingin mendapatkan tirta atau air suci ini maka para pemangku (orang suci) akan memotong batang bambu dari rumpun itu.

Kemudian dari batang bambu tersebut akan keluar air. Air yang keluar itulah yang dinamakan Tirta Pingit. Pelinggih Tirta Pingit ini terletak diantara rerumpunan bambu yang tumbuh di puncak pada lokasi Pura Luhur Lempuyangan.

Baca juga : Wisata Tirta Gangga

Lokasi Pura Luhur Lempuyangan Bali

Dari kota Denpasar, lokasi Pura Luhur Lempuyangan dapat dicapai melalui kawasan wisata Candi Dasa melewati kota Amlapura (ibukota Kabupaten Karangasem) ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dengan mobil. Alternatif jalur lainnya adalah melewati Kecamatan Selat Karangasem, melalui kota Semarapura dengan mengambil jalur yang ke arah jalan ke Besakih.

Lokasi Pura Luhur Lempuyangan memiliki keunikan tersendiri yakni keindahan alam yang masih murni, terutama kawasan hutannya. Kondisinya tidak terjamah sehingga daerah lembah serta pesisir Bali sebelah timur terlihat sangat menakjubkan. Pohon-pohon tropis yang tumbuh sangat subur dan lebat.

Tak heran bilamana dikatakan sebagai paru-paru Pulau Dewata. Riuhnya kicauan burung di alam bebas, dan banyaknya kera-kera liar yang tampak bergelantungan, suguhan alam tersebut menjadi hiburan yang menyenangkan selama dalam perjalanan. Dijamin, berkunjung ke pura indah yang satu ini tidak bakal bosan. Bahkan tidak jarang wisatawan yang memilih untuk datang ke sini berulang kali.

Wisata Tirta Gangga

Wisata Tirta Gangga

Fkossmpkotabali.web.idObjek wisata Tirta Gangga, pernah menjadi taman air asli di Karangasem di timur Bali. Saat ini, taman Tirta Gangga Karangasem berfungsi sebagai tempat wisata di Bali timur. Jika Anda memiliki pertanyaan, apakah ada tempat wisata yang sedikit dikunjungi oleh wisatawan Indonesia di Bali? Taman air di Bali ini adalah jawabannya. Sebagian besar wisatawan yang berlibur di Taman Tirta Gangga Karangasem adalah wisatawan asing. Namun kini, objek wisata taman air Tirta Gangga sudah mulai menarik minat wisatawan Indonesia, meski tidak banyak.

Lokasi Objek Wisata Tirta Gangga Bali
Objek wisata Tirta Gangga Bali berada di kabupaten Karangasem, kabupaten yang berada di Bali timur. Jika anda menginap di tempat wisata Kuta, anda akan menempuh 2 jam waktu perjalanan dengan menggunakan mobil. Jika anda memerlukan peta petunjuk arah untuk mencari lokasi dari Taman Tirtagangga Karangasem Bali, silakan gunakan link ini, Lokasi Taman Tirtagangga Karangasem. Selain objek wisata Tirtagangga, kabupaten karangasem juga memiliki tempat wisata yang menarik untuk anda kunjungi, seperti Candidasa, Taman Ujung Sukasada, pantai Amed dan Tulamben (pantai yang pasir hitam favorit wisatawan untuk melakukan aktivitas menyelam).

Informasi Umum Kawasan Wisata Tirtagangga

Ada tiga hal utama yang ada di taman Tirta Gangga Karangasem, kebun, kolam air dan patung. Lokasi dari taman Tirta Gangga Karangasem, berada di tengah areal persawahan dan air yang ada di taman ini berasal dari mata air Rejasa. Taman ini masih milik kerajaan Karangasem. Luas area dari taman Tirtagangga 1,2 hektar, yang memanjang dan membentang dari arah timur ke barat. Terdapat tiga tingkatan bangunan di taman Tirtagangga Bali. Di bangunan tertinggi terdapat mata air yang berada di bawah pohon beringin. Bangunan level kedua, terdapat kolam renang dan bangunan yang paling bawah terdapat kolam hias dengan air mancur. Pada saat wisatawan memasuki taman Tirtagangga, hal pertama yang wisatawan lihat adalah hamparan kolam air dan terdapat satu buah candi yang menjulang tinggi di bagian kanan. Didalam kolam air tersebut, wisatawan dapat melihat ikan hias dan dasar dari kolam. Air di taman ini sangat jernih dan sejuk, karena air kolam berasal dari mata air bukan dari air olahan. Mata air di taman Tirtagangga oleh masyarakat lokal dianggap sebagai air suci. Digunakan dalam upacara keagamaaan di daerah sekitar taman Tirtagangga.

Baca juga : Pulau Menjangan Bali Barat – Daya Tarik, & Aktivitas Liburan

Mata Air Rejasa memiliki jumlah air yang sangat besar, jernih dan menyejukkan. Sepertiga dari pasokan mata air Rejasa di kirim ke rumah penduduk di Kota Amlapura (ibu kota Karangasem) dan dua pertiganya digunakan untuk mengisi kolam dan keluaran dari air kolam langsung di pergunakan untuk pertanian. Penulis pernah mencoba berenang di kolam air Tirta Gangga, airnya sangat sejuk dan bening. Rasanya benar-benar berbeda dengan berenang dikolam renang modern. Saya sarankan jika anda berlibur ke objek wisata Tirta Gangga, untuk menyempatkan diri berenang di kolam pemandian ini. Anda harus membawa pakaian ganti dan handuk, jika berencana untuk mencoba kolam pemandian dari mata air Rejasa.

Sejarah Tirta Gangga Karangasem
Nama dari objek wisata Tirta Gangga, berasal dari kata Tirta yang berarti air suci dan Gangga yang artinya nama sungai di India. Taman air Tirtagangga Karangasem, dibangun pada tahun 1946 oleh raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem Agung. Komplek taman Tirta Gangga Karangasem sebelumnya pernah hancur oleh letusan gunung Agung pada tahun 1963. Pemerintah kabupaten Karangasem membangun kembali taman ini dan diperuntukan untuk kawasan wisata.

Cara Terbaik Wisata Ke Taman Tirta Gangga Karangasem
Jika anda belum pernah mengunjungi kawasan wisata Bali timur, kami sarankan anda menggunakan jasa sewa mobil murah di Bali dengan supir. Ada alasan kenapa kami menyarankan anda menggunakan jasa sewa mobil murah di Bali dengan supir.

  1. Dengan adanya supir yang mengantar, anda tidak akan tersesat dan tidak membuang waktu di jalan.
  2. Karena jarak tempuh yang jauh dari tempat wisata Bali selatan, maka anda dapat beristirahat di dalam mobil.
  3. Biaya transfortasi menjadi lebih murah, karena biaya sewa mobil dengan supir di Bali dihitung per 12 Jam dalam 1 hari.

Untuk dapat memasuki objek wisata Tirtagangga, anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5.000 / orang. Jika anda ingin berenang, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 6.000 per orang. Selain informasi akan biaya tiket masuk ke tempat wisata Tirtaganga, kami juga menyediakan informasi daftar biaya tiket masuk objek wisata di Bali yang lain. Silakan dilihat disini, daftar biaya tiket masuk objek wisata di Bali.