Tempat Wisata Instagrammable di Bali

Tempat Wisata Instagrammable di Bali

Fkossmpkotabali.web.id – Siapa orang yang tidak suka berwisata ke Bali? Hampir semua orang dari penjuru dunia ingin dan pernah merasakan berkunjung serta menikmati keindahan alam Bali.

Kalau Anda liburan ke Bali, tentu berfoto di tempat-tempat yang menarik wajib dilakukan dan biasanya diunggah ke media sosial. Anda ingin tahu apa saja tempat wisata di Bali yang cocok dijadikan latar belakang foto?

Ada banyak sekali tempat yang menawarkan keindahan sekaligus spot foto. Bahkan sejumlah kawasan kerap digunakan sebagai tempat pengambilan gambar prewedding dan shooting video klip.

Kalau Anda tertarik, ada tiga rekomendasi tempat wisata intagrammable terbaik di Pulau Dewata. Simak daftarnya berikut ini.

Desa Temukus Karangasem

Anda ingin berfoto seolah sedang berada di luar negeri? Datanglah ke Desa Temukus Karangasem. Di desa ini terdapat spot foto yang akan menghasilkan gambar luar biasa cantik.

Ada dua tempat dalam satu lokasi yang dapat Anda jelajahi, yakni Bunga Kasna dan Taman Gemitir. Di Padang Bunga Kasna, Anda serasa berada di negara empat musim saat musim dingin.

Wajar saja, hamparan bunga kasna terlihat seperti salju yang lembut. Perpaduan antara warna bunga kasna dengan warna langit dan pepohonan begitu sempurna. Sangat cantik!

Taman Gemitir pun tak kalah memesona. Taman pribadi milik warga setempat ini sering dikunjungi wisatawan. Keindahan bunga marigold akan membuat Anda terpukau. Warnanya sangat indah dan cocok dijadikan sebagai latar belakang foto.

Baca Juga : ‘Gerbang Surga’ di Bali Ini Aslinya Bikin Greget

Air Terjun Tukad Cepung

Anda mencari spot foto antimainstream? Air Terjun Tukad Cepung jawabannya. Di tempat ini Anda bisa berfoto sembari relaksasi. Pasalnya, suasana di lokasi air terjun relatif sepi.

Air terjunnya pun unik, agak tersembunyi lantaran dikelilingi tebing batu. Untuk mencapai air terjun, Anda harus menyelinap di antara tebing yang menyerupai gua.

Cukup banyak spot foto yang bisa dijadikan sebagai latar belakang. Namun, yang paling disukai wisatawan adalah di bawah guyuran air terjun.

Sebelum memasuki kawasan Air Terjun Tukad Cepung, pemuda desa akan menggelar upacara Mesirat yang bertujuan untuk membersihkan diri.

Nantinya, Anda akan menyusuri jalan berundak dengan pemandangan sekitar yang indah berupa pepohonan hijau nan rindang. Bagi Anda yang menginginkan kedamaian, tempat wisata ini wajib dikunjungi.

Hidden Canyon Beji Guwang Sukawati

Destinasi menarik lainnya yang cocok dijadikan sebagai tempat berburu foto adalah Hidden Canyon Beji Guwang Sukawati. Konon, ngarai ini terbentuk dari kikisan air sungai berupa lembah sempit yang sangat dalam.

Tak heran jika lokasinya cukup tersembunyi, sesuai dengan namanya.Meski menawarkan keindahan yang sangat luar biasa dan belum terjamah tangan nakal, tetapi perjalanan menuju Hidden Canyon Beji Guwang Sukawati sangat berat. Anda harus berada dalam kondisi prima dan membawa perbekalan cukup.

Sesampainya di lokasi, Anda akan takjub dengan pemandangan ngarai yang sangat indah. Bahkan sulit untuk dilukiskan melalui kata-kata. Airnya jernih hijau kebiruan dan sangat menyegarkan. Tak jauh dari aliran sungai terdapat Pura Beji yang memiliki pancuran air.

Penduduk sekitar sering memanfaatkan air tersebut untuk menghilangkan dahaga. Ada banyak spot foto yang bisa Anda jadikan sebagai latar belakang, seperti berfoto di atas tebing bebatuan atau di sekitar aliran sungai. Dijamin hasilnya menakjubkan!

Beberapa Wisata Terbaru Bali yang Paling Hits

Beberapa Wisata Terbaru Bali yang Paling Hits

Fkossmpkotabali.web.id – Lokasi Wisata di Bali yang terbaru selalu menjadi incaran wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Popularitas Bali memang sudah tak dapat dielakkan lagi keindahannya.

Pulau Bali menawarkan sejuta surga dunia eksotis nan menawan. Wisata Bali terbaru selalu muncul tiap waktu menawarkan keindahan Bali yang tak ada habisnya.

Wisata Bali terbaru kini didominasi dengan spot instagramable khas para milenial. Wisata Bali terbaru cocok bagi Anda yang mencari alternatif wisata di Bali yang sudah biasa dikunjungi. Mulai dari wisata buatan hingga alami, wisata Bali terbaru bisa masuk daftar tujuan Anda saat berlibur ke pulau Dewata ini.

Beberapa wisata Bali terbaru benar-benar baru dibuka dan jauh dari keramaian. Berikut wisata Bali terbaru yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber,

Garuda Wisata Kencana

Garuda Wisnu Kencana atau yang biasa disebut dengan GWK memang bukan tergolong wisata Bali terbaru. Taman budaya yang terletak di Ungasan, Kabupaten Badung, Bali ini menawarkan warisan budaya Indonesia yang mewah dengan ikon budaya nomor satu di Bali, Patung Garuda Wisnu Kencana.

Patung Garuda Wisnu Kencana adalah lambang Dewa Wisnu yang menunggangi Garuda agung sebagai sahabatnya. Patung GWK mulai digagas pada tahun 1989 dan selesai pembangunannya pada September 2018 lalu.

Kini Pengunjung baik lokal maupun mancanegara bisa menikmati kemegahan patung Garuda Wisnu Kencana secara utuh dan sebagai wisata Bali terbaru.

The Blooms Garden

The Blooms Garden by Ulun Danu Beratan merupakan wisata Bali terbaru yang baru dibuka secara soft opening pada Juni 2019 ini. Wisata yang masih tergolong sangat baru ini menawarkan keindahan wilayah Bedugul yang sejuk dan asri.

Taman wisata satu ini memiliki spot foto instagramable dengan berbagai objek menarik. Mulai dari taman bunga hingga miniatur rumah khas Belanda, wisata satu ini patut untuk dikunjungi.

The Blooms Garden berada di Banjar Batusesa, desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Untuk dapat masuk ke kawasan seluasa 5 Hektar ini, Anda cukup menyiapkan dana Rp 20.000 untuk dewasa, Rp 15.000 untuk anak bwisatawan domestik, sedangkan Rp 40.000/dewasa dan Rp 20.000/anak untuk wisatawan asing.

Ice Cream World Bali

Wisata dengan spot foto instagramable makin diminati banyak orang. Bali rupanya tak mau ketinggalan memanfaatkan potensi ini. Salah satu wisata instagramable yang cukup populer adalah Ice Cream World Bali.

Ice Cream World Bali merupakan sebuah kedai es krim yang memiliki tempat unik penuh warna. Tak hanya menikmati es krim, pengunjung bisa merasakan suasana bak dunia es krim. Ice Cream World Bali berada di Jalan By Pass Ngurah Rai No. 4, Pedungan Kota Denpasar, Bali.

Baca Juga : Wisata Rumah Pohon Di Desa Temega Karangasem

Ice Cream World Bali telah menjadi salah satu wisata kekinian di Bali dalam kurun 1 tahun terakhir ini. Di tempat ini disediakan ruangan-ruangan khusus untuk berfoto ala dunia es krim.

Ada pula tempat oleh-oleh yang dapat dibeli pengunjung. Untuk dapat masuk ke Ice Cream World Bali ini Anda cukup menyediakan uang sebesar Rp 100.000 untuk orang dewasa dan Rp 50.000 untuk anak. Harga ini sudah termasuk menikmati es krim dan menikmati spot dunia es krim sepuasnya.

Munduk Asri Ubud

Munduk Asri Ubud cocok bagi Anda yang ingin menyegarkan pikiran dengan wisata alam. Munduk Asri Ubud memiliki tempat ikonik berupa akar-akar pohon Taep besar yang menjalar ke permukaan. Akar-akar inilah yang menjadi spot foto para pengunjung yang datang.

Tak cuma akar pohon, pengunjung juga disuguhi pemandangan alam yang hijau khas Ubud, Bali. Ada pula spot foto seperti sangkar burung buatan, terowongan akar, dan banyak area hijau lainnya.

Munduk Asri Ubud berada di Desa Kerta, Payangan, Ubud, Gianyar, Bali. Cukup merogoh kocek Rp.10.000 saja Anda bisa menikmati suasana hijau Ubud dan akar pohon yang eksotis dan alami.

Di kawasan ini juga sudah banyak penjual makanan dan minuman sehingga tak perlu khawatir lagi saat merasa lapar dan kehausan usai menjelajah wisata alam ini. Tersedia pula penjual souvenir khas Munduk Asri Ubud yang bisa dibeli untuk oleh-oleh.

Hidden Canyon Beji Guwang

Hidden Canyon Beji Guwang merupakan sebuah ngarai yang berada di wilayah desa guwang, Sukawati, Kabupaten Gianyar Bali. Hidden Canyon Beji Guwang menjadi istimewa karea aliran sungai yang diapit dua tebing yang menjulang tinggi. Wisata alam satu ini bisa dibilang cukup menantang namun akan terbayar dengan pemandangan yang spektakuler.

Seperti namanya, Hidden Canyon Beji Guwang merupakan tempat yang cukup tersembunyi. Untuk dapat menikmati keindahan Hidden Canyon Beji Guwang cukup membayar tiket masuk Rp 15.000. Disediakan pula pemandu wisata yang bisa memandu Anda menyusuri kawasan ini.

Savana Tianyar

Tak cuma pantai dan pegunungan yang eksotis, di Bali Anda juga dapat menemukan padang savana yang menarik mata. Berlatar belakang Gunung Agung, Savana Tianyar menawarkan suasana savana seperti di Afrika. Hamparan rumput yang luas dengan pemandangan perbukitan menjadikan Savana Tianyar sebagai lokasi wisata alternatif saat menugnjung pulau Dewata.

Suasana savana makin indah saat musim kemarau karena rumput akan menguning. Tak jarang hewan ternak seperti sapi dan kuda dibiarkan berkeliaran membuat susana savana makin alami dan memesona. Savana Tianyar berada di wilayah Desa Tianyar di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Wisata Budaya Candi Lempuyangan

Wisata Budaya Candi Lempuyangan

Fkossmpkotabali.web.id – Pura Luhur Lempuyangan Bali adalah tempat wisata religius dan merupakan area suci bagi umat Hindu di Pulau Dewata. Terletak di desa Tista, distrik Abang, kabupaten Karangasem, candi Luhur Lempuyangan yang terletak di atas bukit Bisbis, berfungsi sebagai tempat suci untuk memuliakan dan menyembah Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai sebuah stana Hyang Gni atau Dewa Isawara.

Sebelum para wisatawan berkunjung ke pura suci ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Karena lokasinya berada di atas gunung, ketahanan fisik perlu dipersiapkan terlebih dahulu agar Anda kuat untuk menaiki sekitar 1750 anak tangga untuk mencapai Pura Luhur Lempuyangan.
Pura Luhur Lempuyangan Bali 2 1024×684 » Wisata Budaya Bali Menyaksikan Kemegahan Pura Luhur Lempuyangan Bali

Pantangan Selama Berkunjung ke Pura Luhur Lempuyangan Bali

Dan ada beberapa pantangan yang harus pengunjung patuhi seperti tidak boleh berkata kasar dalam perjalanan menuju lokasi, orang cuntaka atau orang berduka (seperti keluarga meninggal), wanita yang sedang haid, menyusui, anak kecil yang gigi susunya belum tanggal sebaiknya tidak diajak mengunjungi pura, serta tidak boleh membawa atau makan daging babi di lokasi.

Karena lokasi Pura Luhur Lempuyangan sangat suci, masyarakat Hindu yang hendak bersembahyang juga harus tulus ikhlas dalam berdoa dan konon kata “lelah” pantang diucapkan di sini. Sementara bagi para wisatawan, pura ini juga menjadi tantangan tersendiri. Terutama karena untuk menuju ke sana, wisatawan diharuskan untuk menaiki ribuan anak tangga.

Pura Luhur Lempuyangan berasal dari kata lempuyang yang berarti lampu, sinar dan hyang untuk menyebut Ida Shang Hyang Widhi. Dari kata tersebut sehingga lempuyang memiliki makna sinar suci Ida Shang Hyang Widhi yang bersinar terang. Di Pura Luhur Lempuyangan terdapat sebuah Stana Dewa atau pelinggih yang dinamakan Tirta Pingit. Tirta Pingit ini adalah air suci yang berasal dari tiga buah rumpun bambu. Jika pemedek (umat Hindu) ingin mendapatkan tirta atau air suci ini maka para pemangku (orang suci) akan memotong batang bambu dari rumpun itu.

Kemudian dari batang bambu tersebut akan keluar air. Air yang keluar itulah yang dinamakan Tirta Pingit. Pelinggih Tirta Pingit ini terletak diantara rerumpunan bambu yang tumbuh di puncak pada lokasi Pura Luhur Lempuyangan.

Baca juga : Wisata Tirta Gangga

Lokasi Pura Luhur Lempuyangan Bali

Dari kota Denpasar, lokasi Pura Luhur Lempuyangan dapat dicapai melalui kawasan wisata Candi Dasa melewati kota Amlapura (ibukota Kabupaten Karangasem) ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dengan mobil. Alternatif jalur lainnya adalah melewati Kecamatan Selat Karangasem, melalui kota Semarapura dengan mengambil jalur yang ke arah jalan ke Besakih.

Lokasi Pura Luhur Lempuyangan memiliki keunikan tersendiri yakni keindahan alam yang masih murni, terutama kawasan hutannya. Kondisinya tidak terjamah sehingga daerah lembah serta pesisir Bali sebelah timur terlihat sangat menakjubkan. Pohon-pohon tropis yang tumbuh sangat subur dan lebat.

Tak heran bilamana dikatakan sebagai paru-paru Pulau Dewata. Riuhnya kicauan burung di alam bebas, dan banyaknya kera-kera liar yang tampak bergelantungan, suguhan alam tersebut menjadi hiburan yang menyenangkan selama dalam perjalanan. Dijamin, berkunjung ke pura indah yang satu ini tidak bakal bosan. Bahkan tidak jarang wisatawan yang memilih untuk datang ke sini berulang kali.

Wisata Tirta Gangga

Wisata Tirta Gangga

Fkossmpkotabali.web.idObjek wisata Tirta Gangga, pernah menjadi taman air asli di Karangasem di timur Bali. Saat ini, taman Tirta Gangga Karangasem berfungsi sebagai tempat wisata di Bali timur. Jika Anda memiliki pertanyaan, apakah ada tempat wisata yang sedikit dikunjungi oleh wisatawan Indonesia di Bali? Taman air di Bali ini adalah jawabannya. Sebagian besar wisatawan yang berlibur di Taman Tirta Gangga Karangasem adalah wisatawan asing. Namun kini, objek wisata taman air Tirta Gangga sudah mulai menarik minat wisatawan Indonesia, meski tidak banyak.

Lokasi Objek Wisata Tirta Gangga Bali
Objek wisata Tirta Gangga Bali berada di kabupaten Karangasem, kabupaten yang berada di Bali timur. Jika anda menginap di tempat wisata Kuta, anda akan menempuh 2 jam waktu perjalanan dengan menggunakan mobil. Jika anda memerlukan peta petunjuk arah untuk mencari lokasi dari Taman Tirtagangga Karangasem Bali, silakan gunakan link ini, Lokasi Taman Tirtagangga Karangasem. Selain objek wisata Tirtagangga, kabupaten karangasem juga memiliki tempat wisata yang menarik untuk anda kunjungi, seperti Candidasa, Taman Ujung Sukasada, pantai Amed dan Tulamben (pantai yang pasir hitam favorit wisatawan untuk melakukan aktivitas menyelam).

Informasi Umum Kawasan Wisata Tirtagangga

Ada tiga hal utama yang ada di taman Tirta Gangga Karangasem, kebun, kolam air dan patung. Lokasi dari taman Tirta Gangga Karangasem, berada di tengah areal persawahan dan air yang ada di taman ini berasal dari mata air Rejasa. Taman ini masih milik kerajaan Karangasem. Luas area dari taman Tirtagangga 1,2 hektar, yang memanjang dan membentang dari arah timur ke barat. Terdapat tiga tingkatan bangunan di taman Tirtagangga Bali. Di bangunan tertinggi terdapat mata air yang berada di bawah pohon beringin. Bangunan level kedua, terdapat kolam renang dan bangunan yang paling bawah terdapat kolam hias dengan air mancur. Pada saat wisatawan memasuki taman Tirtagangga, hal pertama yang wisatawan lihat adalah hamparan kolam air dan terdapat satu buah candi yang menjulang tinggi di bagian kanan. Didalam kolam air tersebut, wisatawan dapat melihat ikan hias dan dasar dari kolam. Air di taman ini sangat jernih dan sejuk, karena air kolam berasal dari mata air bukan dari air olahan. Mata air di taman Tirtagangga oleh masyarakat lokal dianggap sebagai air suci. Digunakan dalam upacara keagamaaan di daerah sekitar taman Tirtagangga.

Baca juga : Pulau Menjangan Bali Barat – Daya Tarik, & Aktivitas Liburan

Mata Air Rejasa memiliki jumlah air yang sangat besar, jernih dan menyejukkan. Sepertiga dari pasokan mata air Rejasa di kirim ke rumah penduduk di Kota Amlapura (ibu kota Karangasem) dan dua pertiganya digunakan untuk mengisi kolam dan keluaran dari air kolam langsung di pergunakan untuk pertanian. Penulis pernah mencoba berenang di kolam air Tirta Gangga, airnya sangat sejuk dan bening. Rasanya benar-benar berbeda dengan berenang dikolam renang modern. Saya sarankan jika anda berlibur ke objek wisata Tirta Gangga, untuk menyempatkan diri berenang di kolam pemandian ini. Anda harus membawa pakaian ganti dan handuk, jika berencana untuk mencoba kolam pemandian dari mata air Rejasa.

Sejarah Tirta Gangga Karangasem
Nama dari objek wisata Tirta Gangga, berasal dari kata Tirta yang berarti air suci dan Gangga yang artinya nama sungai di India. Taman air Tirtagangga Karangasem, dibangun pada tahun 1946 oleh raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem Agung. Komplek taman Tirta Gangga Karangasem sebelumnya pernah hancur oleh letusan gunung Agung pada tahun 1963. Pemerintah kabupaten Karangasem membangun kembali taman ini dan diperuntukan untuk kawasan wisata.

Cara Terbaik Wisata Ke Taman Tirta Gangga Karangasem
Jika anda belum pernah mengunjungi kawasan wisata Bali timur, kami sarankan anda menggunakan jasa sewa mobil murah di Bali dengan supir. Ada alasan kenapa kami menyarankan anda menggunakan jasa sewa mobil murah di Bali dengan supir.

  1. Dengan adanya supir yang mengantar, anda tidak akan tersesat dan tidak membuang waktu di jalan.
  2. Karena jarak tempuh yang jauh dari tempat wisata Bali selatan, maka anda dapat beristirahat di dalam mobil.
  3. Biaya transfortasi menjadi lebih murah, karena biaya sewa mobil dengan supir di Bali dihitung per 12 Jam dalam 1 hari.

Untuk dapat memasuki objek wisata Tirtagangga, anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5.000 / orang. Jika anda ingin berenang, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 6.000 per orang. Selain informasi akan biaya tiket masuk ke tempat wisata Tirtaganga, kami juga menyediakan informasi daftar biaya tiket masuk objek wisata di Bali yang lain. Silakan dilihat disini, daftar biaya tiket masuk objek wisata di Bali.