Beberapa Pilihan Kuliner Halal di Bali

Beberapa Pilihan Kuliner Halal di Bali

Fkossmpkotabali.web.id – Bali memang terkenal dengan aneka kuliner babi, hal ini yang terkadang membuat khawatir traveler muslim dalam memilih makanan ketika berlibur ke Pulau Dewata. Namun, bukan berarti Pulau Bali tak memiliki makanan khas yang tidak mengandung babi. Tentu Bali memilikinya, berikut rekomendasi makanan halal di bali yang patut dicoba:

1. Nasi tekor
Kuliner khas Bali ini mungkin jarang didengar wisatawan. Tekor merupakan bahasa Bali yang berarti pincuk. Nasi tekor mirip dengan nasi campur, pincuk daun pisang diisi nasi dan berbagai lauk pauk.

Anda dapat menikmati nasi tekor di Warung Tekor yang terletak di Jalan By Pass Ngurah Rai Tohpati No.28, Denpasar. Buka setiap hari mulai pukul 08:00 hingga 17:00, menariknya penjualnya merupakan pasangan kakek nenek serta nuansa warung yang akan membuat Anda bernostalgia ke masa kecil.

2. Nasi ayam
Nasi ayam merupakan kuliner khas Bali yang populer. Resto populer Nasi Ayam Kadewatan Bu Mangku berada di Jalan Raya Kadewatan No.18, Ubud. Resto ini bernuansa rumah khas Bali, buka setiap hari mulai pukul 08:30 – 19:00.

3. Seafood
Di kawasan Jimbaran, banyak sekali menu seafood. Mulai dari ikan, udang, kerang hingga kepiting. Bumbu atau sambal untuk menemani hidangan seafood ada berbagai macam dan Anda dapat memilih sesuai selera. Cafe maupun resto di Jimbaran buka setiap hari mulai pukul 11:00 – 23:00.

4. Ayam Betutu
Ayam betutu merupakan salah satu ikon kuliner khas Bali. Bumbu betutu khas Bali dipadukan cita rasa menjadi daya tarik kuliner ini. Ayam betutu yang populer ini dapat Anda jumpai di Ayam Betutu Men Tempeh yang berada di Gilimanuk, Melaya, Jembrana. Buka setiap hari mulai pukul 07:00 – 21:00. Ayam betutu di sini sudah terkenal kelezatannya, oleh karena itu sangat disayangkan kalau terlewat begitu saja.

Baca Juga : Pembahasan Mengenai Teba Mega Cafe Jimbaran

5. Nasi Jinggo
Umumnya, nasi jinggo berisi nasi sekepalan tangan dengan lauk ayam suwir, tempe goreng, mie goreng dan sambal yang dibungkus daun pisang. Di resto Nasi Jinggo Tutu yang berada di Jalan Raya Kuta No.108X, Kuta ini sedikit berbeda yakni Anda dapat memilih nasi putih atau nasi kuning, dengan begitu, wisatawan bisa memilih kuliner sesuai selerasanya. Resto ini buka setiap hari mulai pukul 07:00 – 18:00.

6. Ayam Bakar Taliwang
Meski ayam bakar taliwang POKER ONLINE bukan berasal dari Bali, melainkan dari Lombok Anda dapat menjumpai kuliner ini khususnya di Denpasar. Ayam Bakar Taliwang Baru di Jalan Teuku Umar No. 10, Denpasa merupakan salah satu resto yang memiliki ayam bakar taliwang yang digemari wisatawan. Resto ini buka setiap hari mulai pukul 09:00 – 23:00. Jangan sampai terlewat dengan kuliner enak dari Lombok ini, ya…

7. Nasi Pedas
Salah satu kuliner legendaris Bali ialah Nasi Pedas. Seperti namanya, sambalnya sangat pedas. Meski sederhana (berisi nasi, plecing kangkung, sambal, telur, dan lain-lain) , kuliner ini sangat populer di kalangan wisatawan. Nasi Pedas Bu Andika sangat populer dan buka setiap hari selama 24 jam. Resti ini ada di area Kuta, dekat dengan toko Joger.

Di Bali masih banyak resto yang menyediakan menu makanan dan minuman halal. Apabila Anda tak yakin dengan menu di sebuah resto, Anda tak perlu sungkan untuk bertanya kepada waiters maupun chef. Apakah menu yang disediakan halal atau tidak.

Makanan Khas Bali yang Populer Selain Ayam Betutu

Makanan Khas Bali yang Populer Selain Ayam Betutu

Fkossmpkotabali.web.id – Bali merupakan daerah yang menyediakan paket komplit. Ya, komplit karena segala elemen yang disajikan oleh Pulau Bali bisa bikin kamu jatuh hati. Sebut saja pemandangan alam, tradisi, bahkan sampai tempat clubbing-nya juga disukai oleh wisatawan.

Tapi, ternyata bukan itu saja lho. Ada satu elemen yang membuat wisatawan jadi tambah kangen berat sama Bali. Yakni kulinernya.

Berikut ini adalah daftar makanan khas Bali yang digilai dan populer selain ayam betutu dan satai lilit.

1. Tipat Blayag

Tipat Blayag terdiri dari tipat (Bahasa Bali untuk ketupat), telur, ayam suwir, lawar, dan sambal yang kemudian disiram dengan kuah bersantan yang rasanya gurih dan sedikit manis. Tipat Blayag ini adalah makanan khas Bali yang berasal dari daerah Buleleng, kota Singaraja, Bali Utara.

2. Lawar

Nama makanan khas Bali satu ini, mengingatkan kita dengan kelelawar ya? Tapi tenang saja, makanan ini bukan dibuat dari kelelawar. Lawar ini adalah makanan yang terbuat dari kacang panjang, nangka, sejumlah bumbu-bumbu dan parutan kelapa.

Nah lawar ini biasanya ada bermacam-macam, ada lawar ayam, lawar kuwir (Bebek), dan ada lawar babi. Lawar ini tidak dapat bertahan lama. Jika didiamkan di udara terbuka, hanya bisa bertahan setengah hari saja.

3. Srombotan

Sekilas dilihat makanan ini bentuknya mirip gado-gado atau urap. Nama makanan ini adalah srombotan (Atau sering juga ditulis Serombotan). Ini adalah makanan khas dari daerah Klungkung.

Biasanya srombotan ini dibuat dari sayuran yang direbus setengah matang seperti kacang panjang, kecambah, kangkung, bayam, terong bulat, kelapa parut yang disangrai (Serundeng), dan pare, yang kemudian disiram dengan sambal encer pedas.

Baca Juga : Beberapa Makanan Khas Perayaan Galungan dan Kuningan Bali

4. Be Guling

Be guling atau babi guling adalah makanan yang sangat populer di Bali. Warung makan yang menjual makanan ini sangat mudah ditemui. Babi guling pada mulanya hanya digunakan untuk sajian upacara, baik upacara adat maupun upacara keagamaan.

Namun saat ini babi guling sudah banyak dijual di warung makan, bahkan hotel-hotel tertentu di daerah Bali dan lainnya. Dari namanya kamu pasti sudah tahu dong ya kalau makanan satu ini termasuk kategori non halal food.

5. Nasi Sela

Nasi Sela ini merupakan makanan khas Karangasem. Makanan ini populer di Bali sejak tahun 1970, karena pada masa itu beras sangat langka. Masyarakat setempat mencampurkan cacahan sela (Ketela) dan ubi jalar untuk menambal kekurangan nasi pada saat itu.

Saat ini nasi sela sudah sangat bervariasi penyajiannya. Para penjual nasi sela biasanya menambahkan sayur bejek, udang kecil, kacang tanah, satai lilit, sambal bongkot, pesan celengis, dan sambal matah saat menyajikan nasi sela ini.

6. Lak-lak

Nah, ini kue serabinya Bali. Biasanya dimasak menggunakan kendi tradisional di atas api besar. Ukurannya jauh lebih kecil daripada serabi pada umumnya. Termasuk cara penyajiannya juga.

Umumnya, kue serabi disajikan bersama kuah gula merah dicampur santan. Kalau Lak-lak, disajikan bersama parutan kelapa yang disiram dengan sirup gula merah. Makanan ini banyak dijual di daerah Kerobokan, Denpasar, dan lainnya.

Pasti kamu belum pernah mencoba keenam makanan di atas, kan? Makanya, kalau ke Bali, cobalah beli makanan tradisional tersebut. Dijamin bikin kangen berat sama Pulau Bali.