Makna diBalik Tradisi Tari Kecak Bali

Makna diBalik Tradisi Tari Kecak Bali – Bali memiliki banyak sekali tradisi dan adat yang masih tersimpan didalamnya. Salah satu yang menjadi sebuah tradisinya adalah tarian adat. Tari kecak merupakan slaah satu tarian adat yang memiliki makna tersendiri di dalamnya

1. Diperkenalkan warga Bali saat 88 tahun lalu, Tari Kecak begitu mendunia

Tari Kecak diperkenalkan oleh Wayan Limbak pada tahun 1930. Wayan Limbak juga satu-satunya pencipta tarian ini. Ia dibantu oleh rekannya seorang pelukis asal Jerman yaitu Walter Spies, untuk mempopulerkan Tari Kecak ke mancanegara.

Makna diBalik Tradisi Tari Kecak Bali

2. Ada nilai kesakralan ritual dalam setiap gerakannya

Meskipun tarian ini dipertunjukkan di depan wisatawan, namun sejatinya Tari Kecak sering digunakan untuk merayakan upacara keagamaan lho. Kalau kamu perhatikan, gerakan di Tari Kecak ini sebenarnya tidak bisa sembarangan!

Beberapa bagian pertunjukan memperlihatkan ritual pemanggilan dewa dewi ataupun roh leluhur yang disucikan. Lalu, dewa dewi atau roh leluhur tersebut akan datang memberikan pesan dan nasihat melalui sang penari sebagai mediatornya.

3. Unik dan punya nilai seni tinggi

Tari kecak tidak diiringi oleh alat musik tradisional, tapi hanya menggunakan suara “cak cak cak” dari 70 penari laki-laki yang duduk melingkar. Sementara itu, di tengah lingkaran terdapat penari-penari lainnya yang memainkan pertunjukan Ramayana.

Meskipun tidak diiringi oleh instrumen musik, Tari Kecak tetap memperlihatkan keselarasan antara gerakan penari dengan iringan suara yang mengiringinya. Hal inilah yang menjadikan Tari Kecak sangat unik.

4. Terdapat religiusitas yang dalam

Tari Kecak menampilkan kisah Rama yang sedang berusaha menyelamatkan istrinya, Shinta dari Rahwana. Dalam beberapa sesi ditunjukkan bahwa Rama selalu meminta perlindungan dan bantuan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai seorang ksatria, Rama bukan manusia yang sombong dan angkuh. Namun sebaliknya, ia selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkahnya.

Baca Juga: Tradisi Prosesi Pernikahan Adat di Bali

5. Sebagai pembelajaran moral bagi manusia

Dari kisah Ramayanan yang ditampilkan bersama tari kecak tersebut, ada beberapa pelajaran yang bisa kamu ambil. Pertama, dilihat dari setianya seorang Shinta sebagai seorang istri dari Rama. Kedua, sosok Rama yang sabar dan rela berkorban demi orang lain yang membutuhkan pertolongan. Ketiga, kebaikan Anoman yang baik hati meskipun wujudnya hanya seekor kera. Pelajaran yang terakhir adalah kamu diajarkan supaya tidak memiliki sifat serakah seperti seorang Rahwana.