Fakta Mengenai Destinasi Wisata Taman Jinja

Fakta Mengenai Destinasi Wisata Taman Jinja

Fkossmpkotabali.web.id – Sekarang ini di Indonesia, sudah banyak sekali bermunculan tempat-tempat wisata baru yang menampilkan ciri khas dari kota-kota tertentu di dunia. Misalnya saja Little Venice di Bogor, atau Little Seoul Korea di Bandung. Dan tempat wisata ini mampu menarik minat para wisatawan untuk datang berkunjung. Seolah tidak mau ketinggalan dengan kota-kota lainnya di Indonesia, belum lama ini pulau Bali memiliki tempat wisata baru yang sejenis. Tempat wisata tersebut diberi nama Taman Jinja. Taman ini merupakan taman yang dibangun dengan konsep ala Jepang. Berikut langsung saja kita bahas mengenai fakta mengenai destinasi wisata taman jinja yang perlu kalian ketahui :

1. Lokasi taman Jinja
Taman ini terletak di Desa Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali. Dan merupakan taman pertama di Bali yang memiliki konsep unik ala negeri Sakura. Tempat wisata ini bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 30 menit dari Kuta, Bali.

Untuk menuju ke sana kamu bisa menyewa mobil atau motor dari tempat penyewaan kendaraan di Bali, karena memang tidak ada angkutan umum yang menuju ke sana.

2. Harga tiket masuk
Walaupun masih tergolong baru, karena taman Jinja ini baru dibuka pada bulan Februari 2019. Namun harga tiket masuk ke taman ini bisa dibilang cukup ramah di kantong. Para pengunjung taman Jinja hanya diharuskan membayar tiket masuk sebesar Rp10 ribu saja.

Dan dengan harga segitu, para pengunjung sudah bisa menikmati keindahan taman Jinja sambil berfoto di spot-spot yang instagenic banget.

3. Fasilitas taman Jinja
Taman Jinja menawarkan keindahan alam yang pastinya sih kece banget. Dari taman ini para pengunjung bisa menikmati keindahan Gunung Agung, dan suasana alam yang sejuk. Selain itu pengelola taman Jinja juga menyediakan banyak spot foto yang cantik untuk para pengunjung yang ingin berfoto disana. Di taman ini juga banyak sekali terdapat Torii, atau gerbang kuil yang berwarna merah. Uniknya lagi nih Torii yang ada di taman Jinja ini dibuat dari bambu.

Baca Juga : Beberapa Desa Unik di Bali yang Bikin Dunia Terpukau

4. Jam operasional
Kalau kamu tertarik untuk berkunjung ke taman Jinja, kamu bisa datang setiap hari. Taman ini beroperasi mulai dari hari Senin hingga hari Minggu, mulai jam 8.00 hingga jam 19.00 WITA.

Saat weekend dan tanggal merah, para wisatawan yang mengunjungi taman ini akan mengalami peningkatan. Kalau kamu tidak suka keramaian, kamu bisa datang berkunjung di hari Senin hingga Jum’at.

5. Objek wisata lain di dekat taman Jinja
Kalau kamu sudah puas berkeliling di taman Jinja, kamu juga bisa mengunjungi Pura Besakih juga. Karena Pura terbesar di Bali ini letaknya berdekatan dengan taman Jinja. Selain Pura Besakih kamu juga bisa mengunjungi taman Edelweis loh, taman yang terkenal dengan kecantikan hamparan bunga Edelweisnya.

Beberapa Desa Unik di Bali yang Bikin Dunia Terpukau

Beberapa Desa Unik di Bali yang Bikin Dunia Terpukau

Fkossmpkotabali.web.id – Bali memang dikenal dengan keindahan berbagai tempat wisata baharinya. Ada banyak pantai yang bisa dikunjungi di Pulau Dewata ini. Tapi gak cuma pantainya saja yang bisa dinikmati di Bali, salah satu yang tidak boleh dipandang sebelah mata adalah beragam desa adatnya. Tak hanya wisatawan lokal, turis mancanegara pun dibuat kagum dengan keindahan dan kearifan lokalnya yang masih terjaga. Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa desa di Pulau Bali yang akan membuatmu terpukau !

1. Desa Penglipuran
Nama desa ini sudah pasti tidak asing di telinga wisatawan Indonesia. Desa Penglipuran ini sering dijadikan lokasi syuting film. Kebersihan di desa ini sungguh terjaga.

Tak hanya itu, adat dan budaya Bali masih kental terasa ketika kamu mampir ke sini. Lokasinya berada di Kecamatan Bangli.

2. Desa Tegalalang
Banyak wisatawan yang tengah mengagumi desa satu ini. Kamu akan menemukan kawasan persawahan terasering yang begitu menakjubkan. Suasananya masih sangat hijau, asri, dan sejuk.

Tak hanya wisatawan lokal yang berebut foto di tempat ini, turis mancanegara pun banyak yang mampir, lho! Jaraknya kurang lebih 10 kilometer dari Ubud.

3. Desa Tenganan
Warga setempat sering mengadakan upacara adat yang menarik perhatian wisatawan di sana. Letaknya sendiri berada di Kecamatan Manggis, Karangasem.

Kalau kamu pengin lebih mengenal budaya Bali, mampir saja ke Desa Tenganan ini. Sekitar 10 kilometer dari sana, terdapat Candi Dasa yang punya banyak cerita bersejarah. Liburanmu jadi makin bermakna, deh.

4. Desa Trunyan
Suasana berbeda akan kamu rasakan ketika mampir ke Desa Trunyan. Bisa jadi bulu kudukmu seketika berdiri!

Nuansa magisnya sangat terasa di desa ini. Warga setempat memiliki kebiasaan untuk meletakkan jasad orang yang telah meninggal di atas batu besar dengan cekungan tujuh buah.

Jasad tersebut diletakkan di dekat pohon besar bernama Taru Menyan yang memiliki aroma wangi. Masyarakat percaya bahwa jasad yang diletakkan di sana tidak akan berbau busuk, karena telah dinetralkan dengan aroma pohon yang begitu wangi.

5. Desa Batubulan
Pernah berkunjung ke Pasar Seni Sukowati? Kalau iya, berarti kamu sudah pernah mampir ke Desa Batubulan. Kalau ke Pasar Sukowati, kamu akan menemukan berbagai karya seni yang begitu artistik.

Tak hanya itu saja, ada banyak artshop yang bisa kamu datangi. Pencinta seni harus banget mampir ke Desa Batubulan di Gianyar ini.

6. Desa Celuk
Desa Celuk juga dijuluki sebagai desa pengrajin perak dan emas. Kalau lewat Desa Celuk, kamu akan mendapati rumah-rumah yang memajang perhiasan berbentuk unik dan bernilai seni tinggi. Buat kamu yang pengin melihat proses pembuatannya atau membelinya, bisa banget!

Baca Juga : Destinasi Wisata The Blooms Garden Bali

7. Desa Bukian
Mungkin nama Desa Bukian masih asing di telinga, tapi banyak karya seni yang bisa ditemukan di sini. Berlokasi di Kecamatan Payangan, Desa Bukian berjarak kurang lebih 20 menit perjalanan dari Ubud.

Mayoritas masyarakat setempat bekerja sebagai pengrajin pajangan kayu. Hasil kerajinan tersebut dijual di pasar seni.

Kalau mau membeli berbagai kerajinan kayu, mampir saja ke Desa Bukian. Kamu akan mendapatkan karya seni dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan membelinya di pasar.

8. Desa Ubud
Siapa sih yang gak tahu desa satu ini? Bahkan, turis luar negeri pun menjadikannya sebagai destinasi utamanya. Banyak tempat menarik yang bisa didatangi di Ubud.

Tak hanya bisa menyaksikan panorama alam yang indah dan memukau, kamu juga bisa menikmati berbagai pentas seni dan pertunjukan yang menarik. Tak heran kalau Ubud selalu ramai wisatawan!

9. Desa Gelgel
Desa Gelgel merupakan salah satu desa tertua di Pulau Bali. Kamu bisa menemukan berbagai nilai sejarah di sini. Mulai dari budaya, bangunan bersejarah, hingga karya seninya yang murni. Pakaian adat dan tembikar dari Desa Gelgel juga terkenal gaungnya hingga di level internasional.

Tempat Wisata Instagrammable di Bali

Tempat Wisata Instagrammable di Bali

Fkossmpkotabali.web.id – Siapa orang yang tidak suka berwisata ke Bali? Hampir semua orang dari penjuru dunia ingin dan pernah merasakan berkunjung serta menikmati keindahan alam Bali.

Kalau Anda liburan ke Bali, tentu berfoto di tempat-tempat yang menarik wajib dilakukan dan biasanya diunggah ke media sosial. Anda ingin tahu apa saja tempat wisata di Bali yang cocok dijadikan latar belakang foto?

Ada banyak sekali tempat yang menawarkan keindahan sekaligus spot foto. Bahkan sejumlah kawasan kerap digunakan sebagai tempat pengambilan gambar prewedding dan shooting video klip.

Kalau Anda tertarik, ada tiga rekomendasi tempat wisata intagrammable terbaik di Pulau Dewata. Simak daftarnya berikut ini.

Desa Temukus Karangasem

Anda ingin berfoto seolah sedang berada di luar negeri? Datanglah ke Desa Temukus Karangasem. Di desa ini terdapat spot foto yang akan menghasilkan gambar luar biasa cantik.

Ada dua tempat dalam satu lokasi yang dapat Anda jelajahi, yakni Bunga Kasna dan Taman Gemitir. Di Padang Bunga Kasna, Anda serasa berada di negara empat musim saat musim dingin.

Wajar saja, hamparan bunga kasna terlihat seperti salju yang lembut. Perpaduan antara warna bunga kasna dengan warna langit dan pepohonan begitu sempurna. Sangat cantik!

Taman Gemitir pun tak kalah memesona. Taman pribadi milik warga setempat ini sering dikunjungi wisatawan. Keindahan bunga marigold akan membuat Anda terpukau. Warnanya sangat indah dan cocok dijadikan sebagai latar belakang foto.

Baca Juga : ‘Gerbang Surga’ di Bali Ini Aslinya Bikin Greget

Air Terjun Tukad Cepung

Anda mencari spot foto antimainstream? Air Terjun Tukad Cepung jawabannya. Di tempat ini Anda bisa berfoto sembari relaksasi. Pasalnya, suasana di lokasi air terjun relatif sepi.

Air terjunnya pun unik, agak tersembunyi lantaran dikelilingi tebing batu. Untuk mencapai air terjun, Anda harus menyelinap di antara tebing yang menyerupai gua.

Cukup banyak spot foto yang bisa dijadikan sebagai latar belakang. Namun, yang paling disukai wisatawan adalah di bawah guyuran air terjun.

Sebelum memasuki kawasan Air Terjun Tukad Cepung, pemuda desa akan menggelar upacara Mesirat yang bertujuan untuk membersihkan diri.

Nantinya, Anda akan menyusuri jalan berundak dengan pemandangan sekitar yang indah berupa pepohonan hijau nan rindang. Bagi Anda yang menginginkan kedamaian, tempat wisata ini wajib dikunjungi.

Hidden Canyon Beji Guwang Sukawati

Destinasi menarik lainnya yang cocok dijadikan sebagai tempat berburu foto adalah Hidden Canyon Beji Guwang Sukawati. Konon, ngarai ini terbentuk dari kikisan air sungai berupa lembah sempit yang sangat dalam.

Tak heran jika lokasinya cukup tersembunyi, sesuai dengan namanya.Meski menawarkan keindahan yang sangat luar biasa dan belum terjamah tangan nakal, tetapi perjalanan menuju Hidden Canyon Beji Guwang Sukawati sangat berat. Anda harus berada dalam kondisi prima dan membawa perbekalan cukup.

Sesampainya di lokasi, Anda akan takjub dengan pemandangan ngarai yang sangat indah. Bahkan sulit untuk dilukiskan melalui kata-kata. Airnya jernih hijau kebiruan dan sangat menyegarkan. Tak jauh dari aliran sungai terdapat Pura Beji yang memiliki pancuran air.

Penduduk sekitar sering memanfaatkan air tersebut untuk menghilangkan dahaga. Ada banyak spot foto yang bisa Anda jadikan sebagai latar belakang, seperti berfoto di atas tebing bebatuan atau di sekitar aliran sungai. Dijamin hasilnya menakjubkan!