Rumah Kontrakan Terbakar Kerugian 100an Juta

Rumah Kontrakan Terbakar Kerugian 100an Juta

Fkossmpkotabali.web.idRumah milik seorang pria Bali bernama Dewa Made Wijana (46) terbakar, sementara pemiliknya bernegosiasi di pasar. Tidak ada kematian dalam insiden kebakaran ini. Hanya pemiliknya yang menderita kerugian puluhan juta dan dua mobil.

Keterangan saksi Dewa Yoga (14 tahun), beralamat sama, saat melintas di depan rumah korban di jalan Anjani lingkungan Karang Lelede, pihaknya melihat ada kepulan asap. Asap disertai api pada bagian belakang mobil Artop dekat gudang penyimpanan barang dagangan. Yakni berupa snack makanan rin, galon air, soft drink, tabung LPG 3 kg milik korban.

“Saya langsung cari yang punya rumah karena dia lagi berjualan di pasar Karangjasi,” tutur Dewa Yoga.

Mendapat informasi ada kebakaran, Dewa Wijana bergegas pulang, melihat gudangnya sudah dalam keadaan hangus. Dibantu warga, api dipadamkan dengan alat seadanya. Namun api terus membesar dan merambah bagian rumah. Tak berapa lama 5 unit mobil Pemadam kebakaran Kota Mataram, dibantu 1 unit water canon Sabhara Polda NTB melakukan pemadaman. Api baru bisa dipadamkan sekitar 1,5 jam kemudian.

“Api cepat membesar karena di dalam gudang terdapat banyak kardus, plastik, dan tabung LPG 3 kilo,” ujar Iptu Gusti Lanang Mahardika SH, Kanit Reskrim SPKT Polsek Cakranegara, di lokasi kebakaran.

Adapun barang yang terbakar 1 unit mobil L300 warna hitam dan 1 unit mobil. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyidikan. Rumah semi permanen yang terletak di Jalan Pulau Alor nomor 73 Denpasar adalah milik Made Suwita yang dikontrak Nuning Indah Kristanto (42) selama setahun sebesar Rp 37 juta. Data yang dihimpun di lapangan, sekitar pukul 09.00 Wita, Nuning sedang mandi dan mendengar suara letupan dari lantai 2. Ia pun menyuruh pembantunya Marlin (40) naik ke lantai dua untuk mengecek.

Setelah dicek, sang pembantu langsung berteriak ada kebakaran di lantai 2. Karuan saja, Nuning keluar rumah bersama cucu dan anaknya. “Saksi pembantu melihat ada asap di kamar. Kasur dan lemari sudah terbakar,” ujar sumber di lapangan.

Baca juga : Bali Rayakan Hari Bung Karno

Sementara itu, dalam keterangan menantu korban yakni Gede Bento (25), saksi mengaku sekitar pukul 09.00 Wita sembahyang di lantai 2, dan selesai sembahyang mematikan dupa.

Selanjutnya, saksi turun ke bawah. Tiba-tiba saksi yang berada di lantai bawah mendengar suara letupan dilantai 2. “Setelah dicek terjadi kebakaran dan api sudah besar sehingga saksi tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya dilantai 2,” ujar sumber.

Sedikitnya 5 unit armada Pemadam Kebakaran BPBD Kota Denpasar menjinakkan si jago merah yang akhirnya padam sekitar pukul 10.15 Wita. Dalam kejadian itu kobaran api menghanguskan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi di lantai 2.

Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. “Tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam kejadian kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran masih diselidiki,” ungkap Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Wayan Karnada.

Related posts